Kancil With Monkey ( a piece of cake)

             One day in the forest, there are many kinds of animals living in harmony and peace each other. Each animal has his own life and activities. But there is one animal that is always making trouble and is very clever, the name is Kancil. With the cunning of reason and intelligence to speak to fool his opponent. Kancil known as the beast with a million clever deception. Well this time the target monkeys.

            On one day a monkey was enjoy hanging and shade under the bamboo tree. Singing, whistling with the cool and peaceful porch enjoying a piece of cake. Kancil Come, see the monkey that was cool to enjoy a piece of cake. Cunning of reason appears to take the cake in the hands Monkey.

Baca lebih lanjut

Contoh Pidato tentang Motivasi dan Kebohongan

Assalamualaikum WR.WB

Bapak Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati serta teman-teman yang saya cintai.

            Marilah dalam kesempatan ini kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat serta karunianya kepada kita, sehingga dapat berkumpul pada kesempatan ini. Terimakasih pada Bapak Guru yang telah memberikan kesempatan pada saya untuk menyampaikan pidato ini.

            Betapa ingin rasanya hidup di tengah masyarakat yang maju. Bayangkan saja jika orang-orang di sekelilikng kita memiliki cara berpikir moderen, artinya berpendidikan, lingkungan sehat, ekonomi memadai dsb. Gambaran seperti itulah yang menjadi dambaan setiap orang , sekaligus merupakan ciri dari masyarakat yang berkualitas. Apakah kehidupan tersebut dapat terwujud ? Tentu saja bisa! Mengapa tidak?

            Asalkan bangsa ini tidak menjadi negara bedebah yang di dalamnya berisi kebohongan-kebohongan besar, kita dapat menjadi maju, tapi kenyataannya kebohongan sudah merasuk hidup bangsa kita.

            Berbohong adalah perilaku tidak baik dan dapat langsung memunculkan rasa khawatir , takut, kepada mereka yang berbohong. Karena takut akan terungkapnya kebohongan tersebut , munculah beberapa lapis kebohongan yang tebal. Baca lebih lanjut

Contoh Pidato tentang Masalah Remaja

Assalamualikum Wr. Wb

Salam sejahtera bagi kita semua

Selamat pagi

Al Muharom Bupati Bojonegoro Bapak Suyoto M.Si.

Al Muharom Kepala Diknas Bojonegoro Bapak Khusnul Khuluk

Al Muharommah pengamat pendidikan Ibu Menik Matiah

dan, seluruh siswa SMP negri swasta se-Bojonegoro yang saya sayangi

            Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua, sehingga pada kesempatan yang baik ini kita dapat berkumpul bersama di tempat ini, ber-muwajahah di tempat ini dengan sehat walafiat dan dalam kondisi yang berbahagia.

            Tidak lupa juga, shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi besar kita yaitu Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, kepada sahabat-sahabatnya, juga kepada para tabi’it dan tabi’atnya, dan kepada kita semuanya selaku umatnya yang patuh terhadap semua ajaran-ajarannya.

            Saya juga tidak lupa untuk menghanturkan terima kasih kepada Pembawa Acara yang telah memberikan waktu, sehingga saya dapat menyampaikan pidato saya kepada hadirin sekalian. Dan judul pidato saya ialah “Mengupas Masalah Remaja Modern”

            Betapa ingin rasanya hidup di tengah para remaja yang maju, cinta damai & berkualitas. bayangkan saja jika semua remaja di dunia berkualitas, artinya berpendidikan, bertakwa, berjiwa baik, berpikir baik serta bertindak yang baik juga. gambaran itulah yang menjadi dambaan seluruh orang. Namun, apakah kehidupan tersebut dapat terwujud? Tentu saja bisa! mengapa tidak. Asalkan seluruh remaja tidak terperosok dalam jurang kenakalan remaja.

            Kenakalan remaja ialah semua perilaku yang menyimpang dari norma – norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri & orang – orang disekitarnya.

            Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja ialah mereka yang berusia 13 – 18 tahun. Pada usia tersebut, seseorang melalui masa kanak – kanak, namun belum cukup matang untuk dikatakan dewasa. Ia berada pada masa transisi. Pada masa itulah emosi seorang remaja menjadi labil & mudah terpengaruh oleh dunia luar.

Baca lebih lanjut

Contoh Pidato tentang Globalisasi

Selamat siang,

Yang terhormat Kepala Sekolah ….

Yang terhormat Wakil Kepala Sekolah ….

Yang terhormat guru-guru ….

Beserta seluruh murid … yang berbahagia.

Puji Syukur saya ucapkan kepada Tuhan YME atas segala karunia-Nya, Saya juga berterima kasih kepada guru-guru yang telah menyelenggarakan acara ini. Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah mendukung sehingga acara ini bisa terselenggara seperti saat ini.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin mengajak kita semua untuk mengingat kembali, beberapa pola hidup yang telah kita lakukan dikeseharian kita sehingga tanpa kita sadari hal tersebut menjadi penyebab terjadinya globalisasi. Apakah globalisasi sangat berpengaruh dalam kehidupan kita?

Saya berharap pada kesempatan kali ini kita semua menjadi tahu, seberapa besar pengaruh globalisasi dalam kehidupan kita. Saya juga berharap kita semua dapat menghadapi pengaruh globalisasi tersebut.

Di abad ke 21 ini, globalisasi menjadi hal yang biasa bagi kita. Globalisasi, berarti proses yang mendunia. Tentunya, semua aspek kehidupan merasakan pengaruhnya. Misalnya, di bidang transportasi. Setiap hari kita dapat melihat seluruh jalan raya dipadati oleh berbagai jenis kendaraan bermotor. Contohnya mobil. Padahal, sebelum mobil ditemukan, biasanya orang akan berjalan kaki untuk menempuh suatu perjalanan, bahkan yang sangat panjang sekalipun. Selain di bidang transportasi, aspek kehidupan yang terkena dampak globalisasi adalah telekomunikasi. Saat ini hand phone adalah alat komunikasi yang sudah dimiliki oleh setiap orang. Selain hand phone, yang tak kalah penting adalah internet. Globalisasi seperti mengharuskan kita untuk memiliki komputer yang dilengkapi dengan jaringan internet. Baca lebih lanjut

KASIH ANAK SEPANJANG JALAN

Di stasiun kereta api bawah tanah Tokyo, aku merapatkan mantel wol tebalku erat-erat. Pukul 5 pagi di musim dingin yang hebat. Udara terasa beku mengigit. Bulan Januari adalah bulan terdingin dibanding 11 bulan lainnya. Di luar salju masih turun dengan lebat sejak kemarin. Tokyo tahun ini terselimuti salju tebal, memutihkan segenap pemandangan. Stasiun yang selalu ramai ini agak sepi karena hari masih pagi.

Aku melangkah perlahan ke arah mesin minuman. Sesaat setelah sekeping uang logam aku masukkan, sekaleng capucino hangat berpindah ke tanganku. Kopi itu sejenak menghangatkan tubuhku, tapi tak lama, karena ketika tanganku menyentuh kartu pos di saku mantel, kembali aku berdebar.

Tiga hari yang lalu kartu pos ini tiba di apartemenku. Tidak banyak beritanya, hanya sebuah pesan singkat yang dikirim adikku, “Penyakit kanker mata Ibu semakin parah, sekarang telah sadium 3 dan ingin sekali bertemu kakak. Kalau kakak tidak ingin menyesal, pulanglah!”. Aku mengeluh perlahan membuang sesal yang bertumpuk di dada. Kartu pos ini dikirim Asih setelah beberapa kali ia menelponku tapi aku tak begitu menggubris ceritanya. Mungkin ia bosan, hingga akhirnya hanya kartu ini yang dikirimnya. Dan waktu itu aku langsung memutuskan untuk pulang dan langsung menuju ke apotek ternama di Tokyo dan membeli obat kanker mata yang telah aku terima resepnya sebulan yang lalu. Obat itu hanya diperdagangkan di Jepang, mungkin karena bahan bakunya yang langka. obat itu setara dengan 2 bulan gajiku sebagai pegawai perminyakan di Jepang. Baca lebih lanjut